
Danramil 02/Tarempa Kapten Chb Dede Tri Hariayanto setelah mendapat informasi tersebut, langsung memerintahkan Babinsanya Serda Idris Hasibuan untuk memonitor langsung ketempat kejadian penemuan di duga sebuah alat pelacak.
”Karena ini merupakan suatu ancaman stabilitas nasional, kami aparat teritorial merespon dan cepat tanggap untuk memastikan temuan tersebut” ungkap kapten Tri.

Danramil 02/Tarempa menyebutkan, bahan utama pada benda asing mirip rudal itu berwarna biru, terbuat dari aluminium. Kemudian terdapat 1 buah kipas dibagian belakang bertulisan huruf Cina.
Selanjutnya, panjang bodi diperkirakan 100 sentimeter lebih, diameternya berukuran kurang lebih 20 sentimeter.
“Jadi terkait temuan benda tersebut kami amankan di kantor Koramil Tarempa, karena ini merupakan suatu ancaman stabilitas nasional,” sebutnya.
Dalam keterangan Babinsa setempat, bahwa alat itu belum diketahui sumbernya dari mana dan fungsinya untuk apa.
Lanjut Serda Idris Hasibuan juga mengakui, bahwa temuan ini masih misteri karena bagian dari temuan tersebut bentuk panjang dan bulat bahkan ada kipasnya di belakang dan banyak warga di sana ramai untuk melihatnya, ungkap serda idris Hasibuan.
Sementara itu ditempat terpisah Komdan Kodim 0318/Natuna Letkol Asep Ridwan S.H.M,Han mengatakan kerja sama Babinsanya dengan masyarakat binaan atas temuan pagi ini sebagai wujud TNI bersama rakyat kuat menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman stabilitas nasional, di karenakan belakangan ini di wilayah Ntuna dan Anambas telah di temukan sebuah alat yang belum diketauhi sumbernya dari mana dan fungsinya untuk apa.
"Oleh karena itu kesiap siagaan Banbinsanya saat ini lebih ekstra monitoring wilayahnya masing - masing, dan kordinasi dengan unsur-unsur terkait gunah pencegahan ancaman stabilitas nasional sewaktu-waktu bisa aja terjadi atas dasar alat-alat yang telah di temukan", tutur Asep Ridwan.
#Bisa Harus Bisa
#Dari Natuna Untuk Indonesia