Our Blog

LINGGA,wartapembaruan.id - Generasi anak Melayu Kepri bersatu menyayangkan atas kejadian kesalahan dan kelalaian sehingga mengakibatkan tiga Orang tilawah tersengat listrik di STQ ke lX Kabupaten Lingga, Jumat (19/3/2021)

Kasmiran Bakri selaku Ketua Generasi anak Melayu (GERAM) Kepri bersatu saat diwawancarai oleh para awak media mengatakan setelah saya membaca berita yang terbit disalah satu media online/siber tentang terjadinya musibah ada tiga tilawah yang tersengat listrik hal itu sangat disayangkan, katanya

"Kasmiran Bakri menambahkan kegiatan yang begitu besar nya menghabiskan anggaran milyaran rupiah masih ada juga lagi terjadinya Ada unsur kesalahan atau kelalaian," ungkapnya

Kalau benar ini ada unsur kesalahan atau kelalaian kami selaku Generasi anak Melayu Kepri bersatu meminta kepada semua pihak yang terkait untuk mengusut atas kelalaian yang terjadi secara transparan dan terbuka, pinta Kasmiran Bakri

Tapi patut disyukuri ketiga anak yang tersengat listrik itu tidak terjadi apa-apa walaupun sempat dilarikan ke rumah sakit, tuturnya

Harapan kedepannya jangan sampai terjadi lagi hal hal yang seperti ini kesalahan dan kelalaian dalam suatu kegiatan apalagi kegiatan atau event event besar pemerintahan seperti seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) dan kegiatan besar lainnya, tutup ketua geram Kepri bersatu Kasmiran Bakri.

"Badar selaku Opiciale dari Kecamatan Singkep barat lewat jaringan seluler membenarkan atas kejadian tersebut Badar mengatakan,ada konseleting listrik dikarenakan hujan satu hari membuat karpet nya basah dan anak anak yang berlomba hanya pakai kaos kaki dan tidak pakai sendal atau sepatu," atanya

"Badar menambahkan pada waktu tampil walau terasa sakit di tahan nya karena tidak ingin tampilan nya jelek di nilai Dewan juri,kejadian itu terjadi pada hari Minggu malam," imbuhnya

Akibat konseleting listrik pada mickropon tiga tilawah Delphi Prianti, Hermalia Silvani dan Karina yang berasal dari tiga Desa yaitu Desa Bakong,Desa Tinjul dan Desa Jagoh karena mereka tampil secara bersamaan.

Tapi syukur Alhamdulillah tidak terjadi apa apa kerena cepat di larikan kerumah sakit umum Daerah (RSUD) Encik mariyam walaupun sempat muntah, muntah dan sudah dimandikan untuk menghilangkan trauma akibat konseleting listrik pada mickropon. Kata badar menutup telponnya"(Rankas)

SHABR Designed by Templateism | Blogger Templates Copyright © 2014

Theme images by richcano. Powered by Blogger.