
Adapun Sejarah objek wisata Geo Park Batu Kasah menurut penuturan Ketua Bumdes Desa Cemaga Tengah Bapak Salamun adalah berikut penjelasannya.
Pada zaman dahulu ada seorang yang disebut yang bernama Tok Nyong yang sering melewati batu tersebut untuk pergi ke kebunnya, setiap dia pergi ke kebunnya dia selalu singgah di batu itu untuk mengasah parangnya/pisaunya. Maka dari itu tempat ini hingga hari ini di sebut batu asah, asal namanya bukan batu Kasah tetapi batu Asah. Untuk sekarang untuk nama pantai Batu Kasah itu adalah gabungan antara batu asah, batu hiu dan pantai, dan seiring berjalannya waktu, tempat ini di kenal dan populer di kalangan masyarakat adalah Batu Kasah.
Objek wisata Geo park Batu Kasah ini di buka sejak tahun 2017, dan Dana yang digunakan bersumber dari Dana Desa dan dana CSR (Corporate Social Responsibility). Luas dari Objek wisata Geo park Batu Kasah ±4 Ha². Arti dari Batu Kasah adalah sebuah batu yang besar pada zaman dahulu di jadikan untuk mengasah parang, Batu Kasah ini di jadikan objek wisata karena mempunyai daya tarik tersendiri pantai yang bersih, laut yang biru bak cermin dan batu-batu besar pemberian alam. Dan saat ini sarana dan prasarana sudah mulai lengkap antara lain, toilet, kamar bilas, surau/musholla warung, Gazebo dan tidak kalah dengan tempat lain Sinyal 4G.
Tidak kalah penting maksud dan tujuan yaitu, untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di desa Cemaga Tengah, pengembangan usaha baru, dan membuka lapangan kerja untuk peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Objek wisata Geo park Batu Kasah buka setiap hari Sabtu dan Minggu dan hari tertentu sesuai dengan permintaan pengunjung yang hadir di Objek wisata tersebut, demikian dijelaskan oleh Bapak Salamun
Ditempat terpisah, Dandim 0318/Natuna, Letkol Arm Asep Ridwan SH, M.Han, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI untuk membangun kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya dengan melakukan silaturrahmi dan komunikasi sosial.
"Selain itu dapat berguna untuk mencari solusi bersama guna memudahkan masyarakat dan Babinsa dalam menghadapi masalah yang ada sehingga dapat ditangani dengan mudah,"ujarnya.(kalit)